Skip to content

Cinta ( Sebuah dialog)

June 23, 2008

Seorang guru menasihatiku di suatu malam, dan berkata,

“Ingatlah nak, ketika cinta itu datang karenaNYA,
maka sambutlah ia dengan penuh keikhlasan
dan terimalah ia secara sempurna.
Karena cinta karenaNYA adalah cinta sesungguhnya
dan hanya diberi kepada hamba yang dicintaiNYA”.
Inginku menyela dan bertanya, tapi ia melanjutkan lagi,
“Cinta karena cintaNYA tidak akan pernah diberikan kepada yang lain,
selain kepada hamba yang dicintaiNYA.
oleh karena itu cintailah DIA, niscaya DIA akan lebih mencintaiMU.
DIA akan memberikan apa yang dicintaNYA untukmu”.
Aku bertanya,
“Guruku, jika aku sedang berusaha mencintaiNYA,
lalu kenapa cinta itu belum datang kepadaku?”
Beliau tersenyum dan melanjutkan,
“Anakku…..ketahuilah sesuatu,
jika cinta itu belum datang maka ikhlaskan lagi hatimu,
dan berhusnuzhon-lah kepadaNYA,
karena tidak ada lagi yang kau miliki selain itu.
jika cinta itu belum juga hadir dan kau masih terus dalam mencintaiNYA,
itulah juga bukti cintaNYA…….”
Aku bertanya balik,
“Apa maksud bukti cintaNYA ?”
Beliau menjawab,
“Kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat,
DIA maha mengetahui keadaan setiap hambaNYA,
DIA mengetahui apa yang terbaik untuk hambaNYA,
oleh karena itu DIA akan memberikan kebaikan itu menurut apa dan waktu yg dipilihNYA”.
Aku bergumam sambil berbisik,
“Sesungguhnya Allah memiliki kebaikan yang sangat berlimpah kepada manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.
Beliau tersenyum dan berkata,
Shodaqta yaa fataa (Kamu benar), dan tidak diberikan kecuali kepada orang yg terpilih…..
Teruslah mencintaiNYA dan buktikan cintaMU,
abadikanlah……….jadilah mereka orang terpilih”.
aku membalas senyum itu, kemudian suaranya menjadi lirih dan menghilang.
tapi kudengar samar-samar,
Ishbir, wakhlish, wastaqim kama umirta (bersabar, ikhlas, dan berpegang teguh seperti yang diperintahkan)……namamu adalah cahaya”.
Aku mulai mengerti apa yang dalam terkandung dari nasihatnya itu….
“duhai Allah….aku lelah mencintai yang lain,
aku ingin mencintaiMU, maka perkenankanlah…….amiiiin”.

From → Poetries

One Comment
  1. anwargo permalink

    hanya dengan mencintaiNya lah, imbalan nanti yang kita rasakan sangatlah sempurna. karena Dialah pemilik segalanya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: