Skip to content

Bangun tidur

June 23, 2008

Sesuatu mengusik tidur lamaku,
mencoba membangunkanku dari mimpi2 gelap…
yang selama ini sebagai tungku dari kehidupan tidurku.
Kucoba membuka mata, tapi nampaknya sang bintang tlah hilang,
dia benar2 meninggalkanku kini,
karena dalam mimpi-pun aku memang telah ditinggalkan olehnya.
Angin lembut menghembus di labirin telingaku seraya membisik,
“kau tlah ditunggu sang bulan….., dia tlah menantimu disana…sambil berharap menunggu bangkitmu dalam cahaya…!”
liukan senyum menari kecil di bibirku,
entah tapi hati menyambut dan bergumam,
“Aku ditunggu Sang Bulan…….”
Semenit tlah berlalu,
tapi nampaknya jasad ini belum terbangun………

catatan kecil :
Images Apalah arti bulan bila dibandingkan dengan bintang,
bila dilihat fisik, mungkin bintanglah pemenangnya.
tapi ingatlah, kita masih dibumi, kita masih memerlukan bulan.
kalau teringat bulan…pastilah teringat akan keindahan dan kelembutannya,
dia tidak sepanas api tapi tak sedingin es.
hmmm…….terlalu letih menunggu bintang jatuh disini,
lebih baik kunikmati saja sang bulan….dia sungguh indah malam ini :)

From → Poetries

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: